Ads by Muslim Ad Network

Announcement

Collapse
No announcement yet.

Ayo Mondok Pesantrenku Keren | Karaoke dan Lirik Lagu

Collapse
X
  • Filter
  • Time
  • Show
Clear All
new posts

  • Ayo Mondok Pesantrenku Keren | Karaoke dan Lirik Lagu



    Visit and Support Our Islamic struggle
    https://www.youtube.com/c/cilengamedia

    lyrics Video

    (Lirik oleh KH Luqman Harits & Hammam Fathullah HB)
    (Video dan Teks : CilengaMedia)

    Mars Ayo Mondok, Pesantrenku Keren

    Gerakan nasional Ayo Mondok
    Pesantrenku keren jadi semboyan kami
    Menjunjung tinggi ilmu akhlak karimah
    Banggalah menjadi santri nusantara

    Ooo... Ooo... Ooo...

    Reff (2x):

    Ayo Mondok… Ayo Mondok
    Lantangkan bahwa kami santri nusantara
    Ayo Mondok.. Ayo Mondok
    Bhakti kami dari santri untuk negeri
    (2x)
    Visit and Support us https://www.youtube.com/c/cilengamedia

  • #2
    Re: Ayo Mondok Pesantrenku Keren | Karaoke dan Lirik Lagu

    Video above contains Music which is clearly Haraam,

    Can you please avoid posting Haraam material on an Islamic forum,

    :jkk:
    http://www.ilovepalestine.com/campai...imesinGaza.gif

    "It does not befit the lion to answer the dogs."

    – Imam al-Shafi’i (Rahimahullah)

    Comment


    • #3
      Re: Ayo Mondok Pesantrenku Keren | Karaoke dan Lirik Lagu

      Orang indonesia ya?
      Muzik haraam bro. :-)
      If following Ahmad makes me a 'Wahhaabi', then I declare that I am one.

      Comment


      • #4
        Re: Ayo Mondok Pesantrenku Keren | Karaoke dan Lirik Lagu

        Lol.
        You think you know more than my scholar's qiyās? He was more learned than you and all other scholars combined. Yeah, the devil was the greatest scholar too and look where his qiyās of fire being better than tīn got him. Sorry.

        You follow your scholar's qiyās, and I will follow the Qur'ān and Sunnah.

        Comment


        • #5
          Re: Ayo Mondok Pesantrenku Keren | Karaoke dan Lirik Lagu

          Originally posted by muslim singafuri View Post
          Orang indonesia ya?
          Muzik haraam bro. :-)
          iya. ini ya dalilnya . Firman Allah ‘Azza wa jalla,

          وَمِنَ النَّاسِ مَنْ يَشْتَرِي لَهْوَ الْحَدِيثِ لِيُضِلَّ عَنْ سَبِيلِ اللَّهِ بِغَيْرِ عِلْمٍ وَيَتَّخِذَهَا هُزُوًا أُولَئِكَ لَهُمْ عَذَابٌ مُهِينٌ

          “Dan di antara manusia ada orang yang mempergunakan perkataan yang tidak berguna untuk menyesatkan manusia dari jalan Allah tanpa pengetahuan dan menjadikan jalan Allah itu olok-olokan. Mereka itu akan memperoleh azab yang menghinakan.” (QS. Lukman: 6)

          Imam Ibnu Katsir rahimahullah dalam tafsirnya menjelaskan bahwasanya setelah Allah menceritakan tentang keadaan orang-orang yang berbahagia dalam ayat 1-5, yaitu orang-orang yang mendapat petunjuk dari firman Allah (Al-Qur’an) dan mereka merasa menikmati dan mendapatkan manfaat dari bacaan Al-Qur’an, lalu Allah Jalla Jalaaluh menceritakan dalam ayat 6 ini tentang orang-orang yang sengsara, yang mereka ini berpaling dari mendengarkan Al-Qur’an dan berbalik arah menuju nyanyian dan musik. 1

          Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhu salah satu sahabat senior Nabi berkata ketika ditanya tentang maksud ayat ini, maka beliau menjawab bahwa itu adalah musik, seraya beliau bersumpah dan mengulangi perkataannya sebanyak tiga kali.2

          Begitu juga dengan sahabat Abdullah bin Abbas radhiyallahu ‘anhuma yang didoakan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam agar Allah memberikan kelebihan kepada beliau dalam menafsirkan Al-Qur’an sehingga beliau dijuluki sebagai Turjumanul Qur’an, bahwasanya beliau juga mengatakan bahwa ayat tersebut turun berkenaan dengan nyanyian.3

          Al-Wahidy berkata bahwasanya ayat ini menjaليكونن من أمتي أقوام يستحلون الحر والحرير والخمر والمعازف

          ”Sungguh akan ada sebagian dari umatku yang menghalalkan zina, sutera, minuman keras, dan alat-alat musik.”

          Saudaraku, bukankah apa yang telah dikabarkan oleh beliau itu telah terjadi pada zaman kita saat ini?

          Dan juga dalam hadis lain, secara terang-terangan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam menjelaskan tentang musik. Beliau pernah bersabda,

          إني لم أنه عن البكاء ولكني نهيت عن صوتين أحمقين فاجرين : صوت عند نغمة لهو ولعب ومزامير الشيطان وصوت عند مصيبة لطم وجوه وشق جيوب ورنة شيطان

          “Aku tidak melarang kalian menangis. Namun, yang aku larang adalah dua suara yang bodoh dan maksiat; suara di saat nyanyian hiburan/kesenangan, permainan dan lagu-lagu setan, serta suara ketika terjadi musibah, menampar wajah, merobek baju, dan jeritan setan.”6

          Kedua hadis di atas telah menjadi bukti untuk kita bahwasanya Allah dan Rasul-Nya telah melarang nyanyian beserta alat musik.

          Sebenarnya, masih banyak bukti-bukti lain baik dari Al-Qur’an, hadis, maupun perkataan ulama yang menunjukkan akan larangan dan celaan Islam terhadap nyanyian dan alat musik. Dan hal ini bisa dirujuk kembali ke kitabnya Ibnul Qayyim yang berjudul Ighatsatul Lahafan atau kitab-kitab ulama lainnya yang membahas tentang hal ini.

          musik di indonesia belum di fatwakan haraam . Hal ini berdasarkan hadis yang diriwayatkan oleh istri beliau, Ummul Mukminin Aisyah radhiyallahu ‘anha, beliau berkata, “Abu Bakar radhiyallahu ‘anhu masuk (ke tempatku) dan di dekatku ada dua anak perempuan kecil dari wanita Anshar, sedang bernyanyi tentang apa yang dikatakan oleh kaum Anshar pada masa perang Bu’ats.” Lalu aku berkata, “Keduanya bukanlah penyanyi.” Lalu Abu Bakar berkata, “Apakah seruling setan ada di dalam rumah Rasulullah?” Hal itu terjadi ketika Hari Raya. Kemudian Rasulullah bersabda, “Wahai Abu Bakar, sesungguhnya setiap kaum memiliki hari raya dan ini adalah hari raya kita.
          Hal ini berdasarkan hadis sahih yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari yang menceritakan tentang anak kecil yang menabuh rebana dan bernyanyi dalam acara pernikahannya Rubayyi’ bintu Mu’awwidz yang pada waktu itu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam tidak mengingkari adanya hal tersebut.

          klo saya cermati memang musik itu secara umum haraam . TAPI di perbolehkan di saat-saat tertentu. para pembawa islam ke indonesia banyak menggunakan alat musik dan budaya yang ada disini untuk bertujuan dakwah.
          itu aja pendapat dari saya, terima kasih atas perhatian kalian semua.
          Maaf klo memang saudara ku tersinggung disini ...
          Visit and Support us https://www.youtube.com/c/cilengamedia

          Comment


          • #6
            Re: Ayo Mondok Pesantrenku Keren | Karaoke dan Lirik Lagu

            Originally posted by muslim singafuri View Post
            Orang indonesia ya?
            Muzik haraam bro. :-)
            iya. ini ya dalilnya . Firman Allah ‘Azza wa jalla,

            وَمِنَ النَّاسِ مَنْ يَشْتَرِي لَهْوَ الْحَدِيثِ لِيُضِلَّ عَنْ سَبِيلِ اللَّهِ بِغَيْرِ عِلْمٍ وَيَتَّخِذَهَا هُزُوًا أُولَئِكَ لَهُمْ عَذَابٌ مُهِينٌ

            “Dan di antara manusia ada orang yang mempergunakan perkataan yang tidak berguna untuk menyesatkan manusia dari jalan Allah tanpa pengetahuan dan menjadikan jalan Allah itu olok-olokan. Mereka itu akan memperoleh azab yang menghinakan.” (QS. Lukman: 6)

            Imam Ibnu Katsir rahimahullah dalam tafsirnya menjelaskan bahwasanya setelah Allah menceritakan tentang keadaan orang-orang yang berbahagia dalam ayat 1-5, yaitu orang-orang yang mendapat petunjuk dari firman Allah (Al-Qur’an) dan mereka merasa menikmati dan mendapatkan manfaat dari bacaan Al-Qur’an, lalu Allah Jalla Jalaaluh menceritakan dalam ayat 6 ini tentang orang-orang yang sengsara, yang mereka ini berpaling dari mendengarkan Al-Qur’an dan berbalik arah menuju nyanyian dan musik. 1

            Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhu salah satu sahabat senior Nabi berkata ketika ditanya tentang maksud ayat ini, maka beliau menjawab bahwa itu adalah musik, seraya beliau bersumpah dan mengulangi perkataannya sebanyak tiga kali.2

            Begitu juga dengan sahabat Abdullah bin Abbas radhiyallahu ‘anhuma yang didoakan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam agar Allah memberikan kelebihan kepada beliau dalam menafsirkan Al-Qur’an sehingga beliau dijuluki sebagai Turjumanul Qur’an, bahwasanya beliau juga mengatakan bahwa ayat tersebut turun berkenaan dengan nyanyian.3

            Al-Wahidy berkata bahwasanya ayat ini menjaليكونن من أمتي أقوام يستحلون الحر والحرير والخمر والمعازف

            ”Sungguh akan ada sebagian dari umatku yang menghalalkan zina, sutera, minuman keras, dan alat-alat musik.”

            Saudaraku, bukankah apa yang telah dikabarkan oleh beliau itu telah terjadi pada zaman kita saat ini?

            Dan juga dalam hadis lain, secara terang-terangan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam menjelaskan tentang musik. Beliau pernah bersabda,

            إني لم أنه عن البكاء ولكني نهيت عن صوتين أحمقين فاجرين : صوت عند نغمة لهو ولعب ومزامير الشيطان وصوت عند مصيبة لطم وجوه وشق جيوب ورنة شيطان

            “Aku tidak melarang kalian menangis. Namun, yang aku larang adalah dua suara yang bodoh dan maksiat; suara di saat nyanyian hiburan/kesenangan, permainan dan lagu-lagu setan, serta suara ketika terjadi musibah, menampar wajah, merobek baju, dan jeritan setan.”6

            Kedua hadis di atas telah menjadi bukti untuk kita bahwasanya Allah dan Rasul-Nya telah melarang nyanyian beserta alat musik.

            Sebenarnya, masih banyak bukti-bukti lain baik dari Al-Qur’an, hadis, maupun perkataan ulama yang menunjukkan akan larangan dan celaan Islam terhadap nyanyian dan alat musik. Dan hal ini bisa dirujuk kembali ke kitabnya Ibnul Qayyim yang berjudul Ighatsatul Lahafan atau kitab-kitab ulama lainnya yang membahas tentang hal ini.

            musik di indonesia belum di fatwakan haraam . Hal ini berdasarkan hadis yang diriwayatkan oleh istri beliau, Ummul Mukminin Aisyah radhiyallahu ‘anha, beliau berkata, “Abu Bakar radhiyallahu ‘anhu masuk (ke tempatku) dan di dekatku ada dua anak perempuan kecil dari wanita Anshar, sedang bernyanyi tentang apa yang dikatakan oleh kaum Anshar pada masa perang Bu’ats.” Lalu aku berkata, “Keduanya bukanlah penyanyi.” Lalu Abu Bakar berkata, “Apakah seruling setan ada di dalam rumah Rasulullah?” Hal itu terjadi ketika Hari Raya. Kemudian Rasulullah bersabda, “Wahai Abu Bakar, sesungguhnya setiap kaum memiliki hari raya dan ini adalah hari raya kita.
            Hal ini berdasarkan hadis sahih yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari yang menceritakan tentang anak kecil yang menabuh rebana dan bernyanyi dalam acara pernikahannya Rubayyi’ bintu Mu’awwidz yang pada waktu itu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam tidak mengingkari adanya hal tersebut.

            klo saya cermati memang musik itu secara umum haraam . TAPI di perbolehkan di saat-saat tertentu. para pembawa islam ke indonesia banyak menggunakan alat musik dan budaya yang ada disini untuk bertujuan dakwah.
            itu aja pendapat dari saya, terima kasih atas perhatian kalian semua.
            Maaf klo memang saudara ku tersinggung disini ...
            Visit and Support us https://www.youtube.com/c/cilengamedia

            Comment

            Working...
            X